From Challenge to Impact: Tantangan Kualitas dan Keberlanjutan Penelitian di Indonesia
Ekosistem penelitian di Indonesia sebenarnya merupakan permadani potensi yang dinamis, didukung oleh sumber daya yang kaya dan hamparan budaya yang…
Ekosistem penelitian di Indonesia sebenarnya merupakan permadani potensi yang dinamis, didukung oleh sumber daya yang kaya dan hamparan budaya yang…
Memilih pertanyaan penelitian merupakan langkah pertama dan paling mendasar untuk mencapai kesuksesan publikasi dan mengembangkan kariermu sebagai peneliti. Banyak peneliti…
Kecuali Anda benar-benar tidak mengikuti perkembangan beberapa tahun terakhir, Anda pasti menyadari bahwa kecerdasan buatan generatif (generative AI), termasuk large language models (LLM) seperti ChatGPT, kini digunakan secara luas di dunia akademik. Alat-alat ini berpotensi mempermudah, mempercepat, dan menyederhanakan berbagai aspek penelitian, mulai dari merekrut partisipan (Lu et al., 2024) hingga menyusun artikel jurnal final. Namun, secara relatif, teknologi AI generatif masih berada pada tahap awal perkembangannya, dan masih banyak hal yang belum kita ketahui tentang sejauh mana teknologi ini dapat diandalkan dengan aman. Oleh karena itu, di tengah antusiasme akademisi terhadap teknologi baru, jurnal dan penerbit terlibat dalam perdebatan intens mengenai batas penggunaan AI…
Laju kemajuan ilmu pengetahuan semakin cepat, dengan para peneliti menerbitkan temuan-temuan penting setiap hari. Namun, komunitas ilmiah juga semakin menyoroti bahwa sains modern tengah dilanda sejumlah masalah serius yang berpotensi merusak fondasinya. Untuk memahami masalah apa saja yang dipersepsikan oleh komunitas ilmiah secara luas, Vox—sebuah situs berita asal Amerika Serikat yang memuat diskusi tentang isu global, sains, politik, dan lain-lain—melakukan sebuah survei yang melibatkan 270 peneliti. Para responden terdiri dari mahasiswa pascasarjana, profesor senior, peraih Fields Medal, hingga kepala laboratorium dari berbagai belahan dunia. Seluruh responden secara bulat berpendapat bahwa proses ilmiah saat ini “dipenuhi konflik” dan bahwa mereka kerap dipaksa untuk “memprioritaskan upaya mempertahankan diri dibandingkan mengejar pertanyaan terbaik dan mengungkap kebenaran yang bermakna.” Dari tanggapan para profesional riset tersebut, teridentifikasi tujuh masalah utama yang saat ini dihadapi oleh dunia sains: 1. Keterbatasan pendanaan di dunia akademik Para peneliti menghadapi perjuangan berkelanjutan untuk memperoleh dan mempertahankan pendanaan. Meskipun jumlah tenaga kerja di bidang sains terus meningkat, pendanaan di sebagian besar negara justru mengalami penurunan dalam satu dekade terakhir. Kondisi ini menjadi sangat berisiko bagi peneliti tahap awal karier, yang harus bersaing ketat dengan peneliti senior untuk mendapatkan dana. …
Dalam bukunya Ten Novels and Their Authors, William Somerset Maugham—penulis Inggris ternama abad ke-20—menceritakan bahwa suatu hari ia diminta oleh seorang penerbit untuk membuat daftar sepuluh novel terbaik di dunia menurut versinya. Mengenai daftar tersebut, Maugham menambahkan:¹ “Tentu saja daftar saya bersifat subjektif. Saya bisa saja membuat daftar sepuluh novel lain yang sama baiknya, masing-masing dengan keunggulannya sendiri,…
Jurnal Clinical Endoscopy menghubungi tim Editage dengan pertanyaan seputar pengindeksan jurnal. Jurnal tersebut telah terindeks…