10 Langkah Revisi Manuskrip
Cara Merespons Keputusan “Revise and Resubmit” dari Jurnal: 10 Langkah Menuju Revisi yang Sukses 

Banyak peneliti merasa cemas ketika menerima email dari jurnal setelah mengirimkan manuskrip. Namun jika keputusan yang Anda terima adalah “revise and resubmit”, sebenarnya itu adalah kabar baik.  Mengapa?  Karena keputusan ini berarti editor melihat potensi pada penelitian Anda, tetapi meminta beberapa perbaikan sebelum manuskrip dapat dipertimbangkan untuk publikasi.  Dalam proses peer review, sebagian besar artikel ilmiah memang perlu direvisi setidaknya satu kali sebelum akhirnya diterima.  Berikut 10 langkah praktis yang dapat membantu Anda merespons keputusan revise and resubmit dengan lebih sistematis dan efektif.  1. Baca surat dari editor dengan saksama  Langkah pertama adalah memastikan Anda memahami keputusan yang diberikan editor.  Beberapa kemungkinan keputusan dari jurnal antara lain: …

Cara Menulis Presubmission Inquiry ke Jurnal
Cara Menulis Presubmission Inquiry ke Jurnal: Do’s and Don’ts yang Perlu Diketahui Peneliti 

Pernahkah Anda berharap bisa mengetahui apakah sebuah jurnal tertarik pada manuskrip Anda sebelum benar-benar mengirimkannya?  Proses journal submission sering kali panjang dan melelahkan. Setelah mengirim manuskrip, penulis biasanya harus menunggu berminggu-minggu untuk mendapatkan keputusan dari editor. Bahkan, tidak jarang manuskrip langsung mendapat desk rejection karena dianggap tidak sesuai dengan ruang lingkup jurnal.  Untungnya, ada cara untuk mengurangi risiko tersebut: presubmission inquiry.  Dengan mengirim presubmission inquiry, Anda dapat menanyakan kepada editor apakah penelitian Anda berpotensi sesuai dengan jurnal tersebut sebelum melakukan submission resmi.  Apa Itu Presubmission Inquiry?  Presubmission inquiry adalah email singkat yang dikirimkan kepada editor jurnal untuk menanyakan apakah manuskrip Anda layak dipertimbangkan untuk dipublikasikan.  Dalam email ini, Anda biasanya menyertakan:  judul penelitian  abstrak  ringkasan temuan utama …

Cara Menulis Rebuttal Letter yang Efektif
Cara Menulis Rebuttal Letter yang Efektif untuk Revisi Manuskrip Jurnal 

Ketika mengirimkan artikel ke jurnal ilmiah, jarang sekali sebuah manuskrip langsung diterima tanpa revisi. Sebagian besar penulis akan menerima keputusan “revise and resubmit”, baik dalam bentuk minor revision maupun major revision.  Pada tahap ini, selain memperbaiki manuskrip, Anda juga perlu menyiapkan rebuttal letter atau response to reviewers. Surat ini berisi tanggapan terhadap komentar dari editor dan reviewer. …

Menyelaraskan Penelitian Anda Dengan SDGs
Cara menyelaraskan penelitian Anda dengan SDGs untuk menunjukkan dampak sosial 

Sebagai seorang peneliti, Anda mungkin sudah memahami betapa pentingnya menunjukkan dampak sosial dari penelitian Anda. Hal ini tidak hanya untuk menunjukkan nilai dan relevansi dari karya ilmiah Anda, tetapi juga untuk membantu Anda memperoleh lebih banyak pendanaan, pengakuan, dan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan. Namun, bagaimana cara mengomunikasikan dampak penelitian Anda secara meyakinkan? Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sustainable Development Goals/SDGs) sebagai kerangka acuan.  SDGs dan mengapa hal ini penting bagi peneliti  SDGs merupakan 17 tujuan global yang diadopsi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 2015 untuk mengatasi berbagai tantangan paling mendesak yang dihadapi manusia dan planet ini. Tujuan-tujuan tersebut mencakup berbagai isu penting seperti kemiskinan, kesehatan, pendidikan, perubahan iklim, perdamaian, dan keadilan. SDGs dirancang untuk menjadi panduan bagi tindakan pemerintah, sektor bisnis, masyarakat sipil, serta individu hingga tahun 2030. …

Tabel dan Gambar dalam Artikel Ilmiah
Tips Singkat Menulis Judul Tabel dan Gambar dalam Artikel Ilmiah 

Tabel dan gambar umum digunakan dalam artikel penelitian untuk melengkapi teks.  Artikel ini membahas satu aspek saja, yaitu judul pada tabel dan gambar (meskipun untuk gambar, istilah yang lazim digunakan adalah caption). Ada tiga poin yang ingin dibahas:  Cara merumuskan judul (kalimat lengkap atau frasa)  Cara menata atau memformatnya untuk publikasi (normal, tebal, miring, serta penggunaan huruf kapital)  Cara mengakhirinya (dengan tanda titik atau tanpa tanda baca di akhir)  Mari kita masuk ke tipsnya:  Beri nomor pada semua tabel dan gambar (meskipun hanya ada satu tabel atau satu gambar).  Rumuskan judul sebagai kalimat lengkap dan deklaratif yang merangkum inti informasi jika digunakan dalam laporan dan presentasi; namun gunakan frasa yang menunjukkan ruang lingkup jika menjadi bagian dari artikel penelitian.  Tulis kata “Table” atau “Figure” beserta nomor yang mengikutinya dalam huruf tebal, tetapi bagian judul lainnya tetap dalam font normal (tidak tebal maupun miring). …

Panduan Membuat Graphical Abstract untuk Jurnal Nature 

Graphical abstract melengkapi abstrak tertulis dan berfungsi sebagai ringkasan visual dari sebuah artikel ilmiah. Di era yang semakin mengutamakan visual, penyajian dan peringkasan artikel ilmiah secara inovatif menjadi salah satu tujuan penting penerbit akademik. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika penerbit ternama kini meminta penulis untuk menyertakan abstrak visual dalam pengajuan artikel mereka. Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari tentang graphical abstract pada jurnal-jurnal Nature.  Poin Penting dalam Membuat Graphical Abstract: Jurnal Springer Nature  Untuk jurnal Springer Nature seperti Spinal…

Mengirimkan artikel ke jurnal yang sama
Mengirim Dua atau Lebih Artikel ke Jurnal yang Sama 

Dengan meningkatnya tekanan untuk mempublikasikan dan mendapatkan sitasi, para peneliti saat ini sangat berhati-hati dalam memilih jurnal yang tepat untuk mengirimkan artikel mereka. Salah satu pertanyaan yang sering dihadapi peneliti muda yang produktif adalah: Apakah lebih baik mengirim dua atau lebih artikel ke jurnal yang sama? Atau sebaiknya mencoba mempublikasikan di sebanyak mungkin jurnal berbeda? Pilihan mana yang dapat memastikan jumlah pembaca dan sitasi yang maksimal?  Pertama, mari kita luruskan beberapa hal. Ketika saya merujuk pada dua pengiriman (submission), yang dimaksud adalah dua artikel yang benar-benar berbeda. Mengirimkan manuskrip yang sama dua kali, dua manuskrip yang sangat mirip, manuskrip dengan data yang direkayasa, atau memecah satu penelitian menjadi beberapa artikel kecil (salami slicing) jelas tidak dapat diterima. Semua praktik tersebut tidak etis dan tidak boleh dilakukan. …

5 Tools untuk Mempermudah Meta Analisis Peneliti Biomedis
5 Tools untuk Mempermudah Meta-Analisis bagi Peneliti Biomedis

Dalam penelitian biomedis, sintesis temuan dari berbagai studi memainkan peran penting dalam memberikan informasi bagi…

Pengambilan Keputusan Editorial
Pengambilan Keputusan Editorial: Apa Saja Hasil yang Mungkin untuk Sebuah Manuskrip? 

Setelah sebuah manuskrip dikirimkan ke jurnal, naskah tersebut akan melalui proses penyaringan awal yang melibatkan…

Dari Kemampuan Analisa Kritis yang Rendah Hingga Kendala Bahasa: Tantangan Publikasi Ilmiah Para Peneliti Indonesia

Peneliti Indonesia perlu meningkatkan ketrampilan analisa kritis temuan penelitian dan kemampuan penulisan agar ada ruang…