{"id":1643,"date":"2025-07-24T11:09:24","date_gmt":"2025-07-24T05:39:24","guid":{"rendered":"https:\/\/www.editage.id\/blog\/?p=1643"},"modified":"2025-07-21T12:03:37","modified_gmt":"2025-07-21T06:33:37","slug":"menulis-bagian-pendahuluan-artikel-llmiah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/editage.id\/blog\/menulis-bagian-pendahuluan-artikel-llmiah\/","title":{"rendered":"Pendekatan 4 Langkah dalam Menulis Bagian Pendahuluan Artikel Ilmiah\u00a0"},"content":{"rendered":"\n<p>Jika Anda ingin tulisan Anda disitasi oleh peneliti lain, pastikan mereka membacanya terlebih dahulu. Mari kita asumsikan bahwa judul dan abstrak tulisan Anda sudah cukup meyakinkan pembaca untuk membuka naskah Anda. Maka tugas bagian <em>Introduction<\/em> (Pendahuluan) adalah memastikan mereka mulai membaca dan terus membaca, menarik perhatian mereka, dan mengarahkan mereka ke bagian-bagian selanjutnya (Metode, Hasil, Pembahasan, dan Kesimpulan).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Artikel ini akan menunjukkan, lengkap dengan contoh, apa saja yang perlu dimasukkan dalam Pendahuluan, apa yang sebaiknya dihindari, serta apa yang dicari oleh reviewer dan editor jurnal di bagian ini.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"1\" height=\"1\" src=\"https:\/\/www.editage.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-4.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-1645\"\/><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Fungsi Bagian Pendahuluan?<\/strong>&nbsp;<\/h2>\n\n\n\n<p>Secara sederhana, bagian Pendahuluan menjawab pertanyaan \u201cMengapa\u201d: mengapa Anda memilih topik tersebut untuk diteliti; mengapa topik itu penting; mengapa Anda menggunakan metode atau pendekatan tertentu; dan seterusnya. Anda juga bisa menganggap Pendahuluan sebagai bagian yang menunjukkan celah dalam pengetahuan yang ingin diisi oleh riset Anda, atau bagian di mana Anda menyatakan dan mengklaim wilayah penelitian Anda dalam bidang yang lebih luas.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Fungsi lain dari Pendahuluan adalah memberikan latar belakang dan konteks. Anda dapat melakukannya dengan menjelaskan masalah riset yang Anda angkat atau pertanyaan penelitian yang diajukan (yang akan dijawab di bagian isi utama), serta menyinggung secara singkat pendekatan atau solusi lain yang pernah dicoba sebelumnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ingat bahwa dalam tesis atau disertasi biasanya ada bab tersendiri berjudul <em>Tinjauan Pustaka<\/em>, namun dalam artikel jurnal ilmiah tidak ada bagian seperti itu. Sebagai gantinya, tinjauan pustaka singkat dimasukkan dalam Pendahuluan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah memberikan latar belakang dan konteks, bagian akhir dari Pendahuluan sebaiknya menyebutkan tujuan dari eksperimen atau analisis yang dilakukan. Bagian ini harus memuat pertanyaan spesifik yang akan dijawab dalam makalah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"728\" height=\"90\" src=\"https:\/\/www.editage.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/4-step-approach-for-Introdcution-in-research-paper-IMG-2.png\" alt=\"4 step approach for Introduction in research paper - IMG 2\" class=\"wp-image-1653\" srcset=\"https:\/\/editage.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/4-step-approach-for-Introdcution-in-research-paper-IMG-2.png 728w, https:\/\/editage.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/4-step-approach-for-Introdcution-in-research-paper-IMG-2-300x37.png 300w\" sizes=\"(max-width: 728px) 100vw, 728px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"1\" height=\"1\" src=\"https:\/\/www.editage.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-3.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-1644\"\/><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pendekatan 4 Langkah Menulis Bagian Pendahuluan<\/strong>&nbsp;<\/h2>\n\n\n\n<p>Sebagai aturan praktis, bagian Pendahuluan biasanya sekitar 10% dari total jumlah kata artikel (sekitar 400 kata dari 4000 kata). Berikut ini empat langkah menulis Pendahuluan secara sistematis:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"1\" height=\"1\" src=\"https:\/\/www.editage.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-8.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-1650\"\/><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Berikan Latar Belakang dan Tetapkan Konteks<\/strong>&nbsp;<\/h3>\n\n\n\n<p>Bagian awal Pendahuluan bertugas mempersiapkan pembaca dengan informasi umum sebelum masuk ke detail lebih lanjut. Dua kalimat pertama biasanya bersifat umum.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Artikel tentang bahan organik dalam tanah bisa dimulai dengan:&nbsp;<br><em>\u2018Sustainable crop production is a function of the physical, chemical, and biological properties of soil, which, in turn, are markedly affected by the organic matter in soil.\u2019<\/em>&nbsp;<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul>\n<li>Artikel tentang peran bakteri dalam pengobatan kanker bisa dimulai dengan:&nbsp;<br><em>\u2018The role of bacteria as anticancer agent was recognized almost hundred years back.\u2019<\/em>&nbsp;<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul>\n<li>Artikel tentang baterai litium bisa dimulai dengan:&nbsp;<br><em>\u2018The rapid growth of lithium ion batteries and their new uses, such as powering electric cars and storing electricity for grid supply, demands more reliable methods to understand and predict battery performance and life.\u2019<\/em>&nbsp;<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Namun pembuka tidak boleh terlalu umum\u2014perhatikan bahwa contoh-contoh di atas langsung menuju ke aspek spesifik seperti bahan organik tanah, peran bakteri, dan baterai ion litium, bukan topik besar seperti pertanian, kanker, atau energi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah kalimat pembuka memperkenalkan bidang umum, kalimat berikutnya dapat mempersempit fokus ke sub-bidang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"1\" height=\"1\" src=\"https:\/\/www.editage.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-9.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-1651\"\/><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Perkenalkan Topik Spesifik dan Jelaskan Mengapa Topik Itu Penting<\/strong>&nbsp;<\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah memperkenalkan bidang umum, kini Anda dapat menyampaikan data atau statistik untuk menegaskan pentingnya topik.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li>Artikel tentang pengendalian malaria bisa menyebut jumlah penderita, kerugian ekonomi, atau biaya pengobatan.&nbsp;<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul>\n<li>Artikel tentang pengembangan tanaman hemat air bisa menyebut data kekeringan dan penurunan produksi.&nbsp;<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul>\n<li>Artikel tentang transportasi umum bisa menyoroti polusi udara atau kepadatan kendaraan.&nbsp;<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Alih-alih menekankan kerugian, Anda juga bisa menyoroti potensi manfaat dari riset Anda: penghematan, peningkatan hasil, efisiensi, dan sebagainya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"1\" height=\"1\" src=\"https:\/\/www.editage.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-7.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-1648\"\/><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Sebutkan Upaya Sebelumnya dalam Menjawab Pertanyaan Riset<\/strong>&nbsp;<\/h3>\n\n\n\n<p>Seperti dijelaskan sebelumnya, tinjauan pustaka formal tidak diperlukan di Pendahuluan, tapi Anda tetap perlu menyinggung studi-studi sebelumnya dan bagaimana riset Anda berbeda.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><em>\u2018Although these studies were valuable, they were undertaken when the draft genome sequence had not been available and therefore provide little information on the evolutionary and regulatory mechanisms.\u2019<\/em>&nbsp;<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul>\n<li><em>\u2018Plant response is altered by insect colonization and behaviour but these aspects have been studied mostly in sole crops, whereas the present paper examines the relationship between crops and their pests in an intercropping system.\u2019<\/em>&nbsp;<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"1\" height=\"1\" src=\"https:\/\/www.editage.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-8.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-1649\"\/><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Akhiri Pendahuluan dengan Tujuan Spesifik Penelitian<\/strong>&nbsp;<\/h3>\n\n\n\n<p>Bagian akhir Pendahuluan harus menyampaikan secara spesifik tujuan penelitian.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, jika Anda meneliti campuran dua logam, cukup sebut bahwa Anda menguji rasio 50:50 hingga 10:90, tidak perlu mencantumkan seluruh rasio.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><em>\u2018We aimed to assess the effectiveness of four disinfection strategies on hospital-wide incidence of multidrug-resistant organisms and Clostridium difficile\u2019<\/em>&nbsp;<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul>\n<li><em>\u2018We aimed (1) to assess the epidemiological changes before and after the upsurge of scarlet fever in China in 2011; (2) to explore the reasons for the upsurge and the epidemiological factors that contributed to it; and (3) to assess how these factors could be managed to prevent future epidemics.\u2019<\/em>&nbsp;<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Ada beberapa bentuk penyusunan tujuan: berupa pertanyaan, hipotesis, atau infinitif. Berikut contohnya:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Pertanyaan:<\/strong>\u00a0<\/p>\n\n\n\n<ul>\n<li><em>\u2018Do some genes in wheat form gene networks? If they do, to what extent as compared to rice?\u2019<\/em>&nbsp;<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul>\n<li><em>\u2018Do the regulatory elements in the promoters of those genes display any conserved motifs?\u2019<\/em>&nbsp;<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<ul>\n<li><em>\u2018Finally, and more specifically, do those genes in wheat display any tissue- or organ-specific expression pattern?\u2019<\/em>&nbsp;<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Hipotesis:<\/strong>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><em>\u2018We decided to test the following four hypotheses related to employees of information-technology companies:<\/em>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><em>H1: Career stages influence work values.<\/em>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><em>H2: Career stages influence the level of job satisfaction.<\/em>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><em>H3: Career stages do not influence organizational commitment.\u2019<\/em>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong><em>Menggunakan Infinitif:<\/em><\/strong>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><em>\u2018To examine the response of Oryza sativa to four different doses of nitrogen in terms of 1) biomass production, 2) plant height, and 3) crop duration.\u2019<\/em>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"1\" height=\"1\" src=\"https:\/\/www.editage.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-6.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-1647\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Penutup<\/strong>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dibandingkan bagian <em>Methods<\/em> dan <em>Results<\/em>, bagian <em>Introduction<\/em> dan <em>Discussion<\/em> memang lebih menantang untuk ditulis. Namun pendekatan 4 langkah ini dapat memudahkan prosesnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Tips terakhir:<\/strong> Meskipun bagian Pendahuluan terletak di awal naskah, Anda tidak harus menulisnya lebih dulu. Anda bisa menulis atau merevisinya setelah menyelesaikan bagian lain\u2014hal ini akan membuat Pendahuluan lebih mudah ditulis dan lebih meyakinkan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" width=\"1\" height=\"1\" src=\"https:\/\/www.editage.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/image-5.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-1646\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Referensi:<\/strong>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"1\">\n<li>Ara\u00fajo C G. 2014. <em>Detailing the writing of scientific manuscripts: 25-30 paragraphs.<\/em> Arquivos Brasileiros de Cardiologia 102 (2): e21\u2013e23&nbsp;<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<ol start=\"2\">\n<li>Boxman R dan Boxman E. 2017. <em>Communicating Science: a practical guide for engineers and physical scientists<\/em>, hal. 7\u20139. Singapore: World Scientific. 276 hlm.&nbsp;<\/li>\n<\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jika Anda ingin tulisan Anda disitasi oleh peneliti lain, pastikan mereka membacanya terlebih dahulu. Mari kita asumsikan bahwa judul dan abstrak tulisan Anda sudah cukup meyakinkan pembaca untuk membuka naskah Anda. Maka tugas bagian Introduction (Pendahuluan) adalah memastikan mereka mulai membaca dan terus membaca, menarik perhatian mereka, dan mengarahkan mereka ke bagian-bagian selanjutnya (Metode, Hasil, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1654,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"inline_featured_image":false,"footnotes":""},"categories":[248],"tags":[],"ppma_author":[261],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v22.3 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pendekatan 4 Langkah dalam Menulis Bagian Pendahuluan Artikel Ilmiah\u00a0 | Editage Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pelajari pendekatan 4 langkah untuk menulis bagian pendahuluan artikel ilmiah secara efektif, jelas, dan meyakinkan bagi reviewer jurnal.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.editage.id\/blog\/menulis-bagian-pendahuluan-artikel-llmiah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pendekatan 4 Langkah dalam Menulis Bagian Pendahuluan Artikel Ilmiah\u00a0 | Editage Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pelajari pendekatan 4 langkah untuk menulis bagian pendahuluan artikel ilmiah secara efektif, jelas, dan meyakinkan bagi reviewer jurnal.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.editage.id\/blog\/menulis-bagian-pendahuluan-artikel-llmiah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Editage Indonesia Official Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-24T05:39:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-21T06:33:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.editage.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/4-step-approach-for-Introdcution-in-research-paper-IMG-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"656\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"336\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Editage Indonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Digital Admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.editage.id\/blog\/menulis-bagian-pendahuluan-artikel-llmiah\/\",\"url\":\"https:\/\/www.editage.id\/blog\/menulis-bagian-pendahuluan-artikel-llmiah\/\",\"name\":\"Pendekatan 4 Langkah dalam Menulis Bagian Pendahuluan Artikel Ilmiah\u00a0 | Editage Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.editage.id\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.editage.id\/blog\/menulis-bagian-pendahuluan-artikel-llmiah\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.editage.id\/blog\/menulis-bagian-pendahuluan-artikel-llmiah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/editage.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/4-step-approach-for-Introdcution-in-research-paper-IMG-1.jpg\",\"datePublished\":\"2025-07-24T05:39:24+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-21T06:33:37+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.editage.id\/blog\/#\/schema\/person\/a0301ef51c7d804c3324246c7208dead\"},\"description\":\"Pelajari pendekatan 4 langkah untuk menulis bagian pendahuluan artikel ilmiah secara efektif, jelas, dan meyakinkan bagi reviewer jurnal.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.editage.id\/blog\/menulis-bagian-pendahuluan-artikel-llmiah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.editage.id\/blog\/menulis-bagian-pendahuluan-artikel-llmiah\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.editage.id\/blog\/menulis-bagian-pendahuluan-artikel-llmiah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/editage.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/4-step-approach-for-Introdcution-in-research-paper-IMG-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/editage.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/4-step-approach-for-Introdcution-in-research-paper-IMG-1.jpg\",\"width\":656,\"height\":336,\"caption\":\"Pendekatan 4 Langkah dalam Menulis Bagian Pendahuluan Artikel Ilmiah\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.editage.id\/blog\/menulis-bagian-pendahuluan-artikel-llmiah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/editage.id\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Persiapan Penelitian\",\"item\":\"https:\/\/www.editage.id\/blog\/category\/persiapan-penelitian\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Pendekatan 4 Langkah dalam Menulis Bagian Pendahuluan Artikel Ilmiah\u00a0\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.editage.id\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.editage.id\/blog\/\",\"name\":\"Editage Indonesia Official Blog\",\"description\":\"Editage Indonesia Official Blog\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.editage.id\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.editage.id\/blog\/#\/schema\/person\/a0301ef51c7d804c3324246c7208dead\",\"name\":\"Digital Admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.editage.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/407c2832c3b2af256d62118416fece48\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6cc0c425ffe4e378059b8e5461497bca?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6cc0c425ffe4e378059b8e5461497bca?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Digital Admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.editage.us\/\"],\"url\":\"https:\/\/editage.id\/blog\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pendekatan 4 Langkah dalam Menulis Bagian Pendahuluan Artikel Ilmiah\u00a0 | Editage Indonesia","description":"Pelajari pendekatan 4 langkah untuk menulis bagian pendahuluan artikel ilmiah secara efektif, jelas, dan meyakinkan bagi reviewer jurnal.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.editage.id\/blog\/menulis-bagian-pendahuluan-artikel-llmiah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pendekatan 4 Langkah dalam Menulis Bagian Pendahuluan Artikel Ilmiah\u00a0 | Editage Indonesia","og_description":"Pelajari pendekatan 4 langkah untuk menulis bagian pendahuluan artikel ilmiah secara efektif, jelas, dan meyakinkan bagi reviewer jurnal.","og_url":"https:\/\/www.editage.id\/blog\/menulis-bagian-pendahuluan-artikel-llmiah\/","og_site_name":"Editage Indonesia Official Blog","article_published_time":"2025-07-24T05:39:24+00:00","article_modified_time":"2025-07-21T06:33:37+00:00","og_image":[{"width":656,"height":336,"url":"https:\/\/www.editage.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/4-step-approach-for-Introdcution-in-research-paper-IMG-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Editage Indonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Digital Admin","Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.editage.id\/blog\/menulis-bagian-pendahuluan-artikel-llmiah\/","url":"https:\/\/www.editage.id\/blog\/menulis-bagian-pendahuluan-artikel-llmiah\/","name":"Pendekatan 4 Langkah dalam Menulis Bagian Pendahuluan Artikel Ilmiah\u00a0 | Editage Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.editage.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.editage.id\/blog\/menulis-bagian-pendahuluan-artikel-llmiah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.editage.id\/blog\/menulis-bagian-pendahuluan-artikel-llmiah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/editage.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/4-step-approach-for-Introdcution-in-research-paper-IMG-1.jpg","datePublished":"2025-07-24T05:39:24+00:00","dateModified":"2025-07-21T06:33:37+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.editage.id\/blog\/#\/schema\/person\/a0301ef51c7d804c3324246c7208dead"},"description":"Pelajari pendekatan 4 langkah untuk menulis bagian pendahuluan artikel ilmiah secara efektif, jelas, dan meyakinkan bagi reviewer jurnal.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.editage.id\/blog\/menulis-bagian-pendahuluan-artikel-llmiah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.editage.id\/blog\/menulis-bagian-pendahuluan-artikel-llmiah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.editage.id\/blog\/menulis-bagian-pendahuluan-artikel-llmiah\/#primaryimage","url":"https:\/\/editage.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/4-step-approach-for-Introdcution-in-research-paper-IMG-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/editage.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/4-step-approach-for-Introdcution-in-research-paper-IMG-1.jpg","width":656,"height":336,"caption":"Pendekatan 4 Langkah dalam Menulis Bagian Pendahuluan Artikel Ilmiah"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.editage.id\/blog\/menulis-bagian-pendahuluan-artikel-llmiah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/editage.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Persiapan Penelitian","item":"https:\/\/www.editage.id\/blog\/category\/persiapan-penelitian\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Pendekatan 4 Langkah dalam Menulis Bagian Pendahuluan Artikel Ilmiah\u00a0"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.editage.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.editage.id\/blog\/","name":"Editage Indonesia Official Blog","description":"Editage Indonesia Official Blog","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.editage.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.editage.id\/blog\/#\/schema\/person\/a0301ef51c7d804c3324246c7208dead","name":"Digital Admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.editage.id\/blog\/#\/schema\/person\/image\/407c2832c3b2af256d62118416fece48","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6cc0c425ffe4e378059b8e5461497bca?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6cc0c425ffe4e378059b8e5461497bca?s=96&d=mm&r=g","caption":"Digital Admin"},"sameAs":["https:\/\/www.editage.us\/"],"url":"https:\/\/editage.id\/blog\/author\/admin\/"}]}},"publishpress_future_action":{"enabled":false,"date":"2026-04-26 23:02:04","action":"change-status","newStatus":"draft","terms":[],"taxonomy":"category"},"authors":[{"term_id":261,"user_id":0,"is_guest":1,"slug":"editage-indonesia","display_name":"Editage Indonesia","avatar_url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/?s=96&d=mm&r=g","user_url":"","last_name":"","first_name":"","description":""}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/editage.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1643"}],"collection":[{"href":"https:\/\/editage.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/editage.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/editage.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/editage.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1643"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/editage.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1643\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1655,"href":"https:\/\/editage.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1643\/revisions\/1655"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/editage.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1654"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/editage.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1643"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/editage.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1643"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/editage.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1643"},{"taxonomy":"author","embeddable":true,"href":"https:\/\/editage.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/ppma_author?post=1643"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}